ILMU
BUDAYA DASAR BAB III
III.
Manusia dan Penderitaan
v Pengertian Penderitaan
Penderitaan berasal dari kata
derita, kata derita sendiri berasal dari bahasa sansekerta yang disebut”Dhra”
yang berarti “Menahan atau Menanggung”. Maksud dari “Menahan atau menanggung”
ialah merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan, namun harus tetap kita tahan,
dan kita rasakan. Rasa menderita berasal dari lahiriah ataupun batiniah.
v Pengertian Siksaan
Siksaan digunakan untuk merujuk
pada penciptaan rasa sakit untuk memperoleh izin atau meluluhkan hati
seseorang. Siksaan merupakan segala tindakan yang menyebabkan penderitaan bagi
orang lain, baik secara fisik maupun non fisik. Penyiksaan dapat dilakukan
dengan cara mengancam, memukul, melukai, dan sebagainya. Biasanya siksaan digunakan
dengan tujuan dan alasan untuk balas dendam, sadisme, pemaksaan informasi,
mendapatkan pengakuan propanganda, dan lain-lain.
v Penyebab Rasa Takut
Rasa takut biasanya timbul dari
pengalan yang tidak menyenangkan. Atau melihat pengalaman seseorang yang kurang
menyenangkan, dan enggan hal tersebut terjadi pada dirinya. Rasa ketakutan
mendorong seseorang untuk menghindari hal tersebut untuk mendekat dan terjadi
pada dirinya.
1. adanya kejadian traumatis di
masa lalu
2. Hidden Stress (Stress yang sulit
diketahui alasan terjadinya stress)
3. Menolak Kenyataan
v Pengertian Kekalutan Mental
Kekalutan mental merupakan suatu
keadaan dimana jiwa seseorang mengalami kekacauan, merasa kebingungan dengan
dirinya dan hidupnya sehingga merasa tidak berdaya. Jika seseorang sedang
mengalami atau merasakan kekalutan mental, berarti orang tersebut juga sedang
mengalami kejatuhan mental, hingga tidak berfikir secara waras lagi atau gila.
Jika seseorang sedang mengalami kejatuhan mental, orang-orang disekitarnya
sangat diharapkan dapat memberikan dukungan moril, agar orang tersebut memiliki
semangat hidup kembali.
v Gejala Kekalutan Mental
1. Gejala Jasmani: Pusing, sesak
nafas, demam, nyeri pada lambung
2. Gejala Jiwa: rasa cemas,
ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah
v Tahap Gangguan Jiwa
1. Gangguan kejiwaan mulai nampaj
pada gejala kehidupan penderita baik jasmani ataupun rohani
2. cara pertahanan diri menjadi
negatif, sehinggal cara bertahan hidup nya salah. Melarikan diri dari
persoalan, lari dari tangung jawab, dsb.
3. Mental Breakdown, yang merupakan
titik patah, dimana gangguan benar-benar terlihat semakin tidak wajar.
v Sebab Timbulnya Kekalutan Mental
1. Kepribadian yang lemah
2. Adanya konflik dalam hal sosial
dan budaya
3. Cara pematangan batin yang tidak
seimbang, atau tidak matang sepenuhnyaS
v Hubungan Penderitaan dan Perjuangan
Dalam hidup, manusia pasti
diberikan cobaan oleh Sang Pencipta, cobaan tersebut bisa berupa rasa sakit,
tertekan, atau hal yang lain yang membuat manusia sedikit merasakan penderitaan.
Tujuan Tuhan memberikan cobaan berupa penderitaan tersebut ialah agar para umat
manusia dapat berjuang dan belajar menyelesaikan masalah mereka. Agar mereka
bekerja, dan berusaha, serta mengerti bahwa hidup bukan hanya tertawa, tapi
juga berusaha. Dibalik perjuangan pasti ada suatu penderitaan, di dalam
berjuang, kita juga pasti merasa menderita karna berjuang bukanlah perkara yang
mudah, namun ketika menderita disitulah kita harus sadar bahwa kita harus
berjuang untuk melepaskan diri dari penderitaan tersebut.
v Hubungan Penderitaan, Media Massa,
dan Seniman
Pemberitaan lewat media massa
seperti koran, radio, televisi, majalah, dan sebagainya memiliki tujuan dengan
maksud agar semua orang dapat mengetahui, menyaksikan, dan turut merasakan atas
apa yang terjadi di luar sana, baik itu kabar baik, ataupun kabar duka. dengan
demikian hal tersebut dapat mengetuk pintu hati masyarakat untuk berbuat
sesuatu, turut membantu, dan berkontribusi bagi sesama. Namun tidak kalah
pentingnya peran seniman dalam konteks ini, karya seni dari para seniman yang
kerap juga ditayangkan di media massa dapat memberikan hikmah dan pelajaran
bagi masyarakat lewat karya tersebut.
v Sebab
timbulnya penderitaan dan Pengaruhnya
- Nasib buruk penderitaan dikarenakan
perbuatan buruk manusia yang dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia
dan alam sekitarnya. Perbedaan nasib buruk dan takdir adalah jika takdir
di tentukan oleh tuhan sedangkan nasib buruk penyebabnya Karena ulah manusia
itu sendiri. Contohnya : penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan
/ azab tuhan. Namun dengan kesabaran dan tawakal dan optimise
merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan tersebut.
- Kehilangan orang
tua, setiap manusia pasti mencintai orang tuanya dan memiliki
hubungan yang erat dengan keluarganya. Penderitaan ini adalah yang paling
sering kita jumpa dan sangat sedih tentunya .tapi kesedihan Karena
penderitaan diharapkan tidak berlarut larut karena semua manusia yang
hidup pasti akan kembali kepada tuhannya.
- Kemiskinan , banyak orang
yang mederita karena kemiskinan , merasa tidak pernah cukup dengan apa
yang telah ia punya sehingga mengakibatkan seseorang merasa menderita
karena tidak bisa memiliki sesuatu yang ia inginkan. Ini di karena kan
kurangnya rasa syukur manusia atas apa yang telah di berikan oleh tuhan.
- Bencana, tidak ada seorang
pun yang dapat menghindari bencana yang tuhan berikan. Bencana bisa kapan
saja dating dan menimpa siapa saja bahkan seringkali mengakibatkan kehilangan
anggota keluarga. Trauma batin yang diakibatkan karena bencana juga sulit
di sembuhkan.
Pengaruh Penderitaan
a. Pengaruh Negatif
Orang yang mengalami penderitaan mungkin memperoleh pengaruh bermacam- macam sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap negative, misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, atau ingin bunuh diri.
b. Pengaruh Positif
Orang yang mengalami penderitaan mungkin juga akan memperoleh sikap positif dalam dirinya. Sikap positif adalah sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan hanya rangkaian penderitaan, melaikan juga perjuangan membebaskan diri dari penderitaan. Penderitaan juga bisa menjadi introspeksi diri bagi diri kita agar bisa mengoreksi semua kesalahan yang ada dalam diri kita agar kehidupan kita jauh lebih baik.
Orang yang mengalami penderitaan mungkin memperoleh pengaruh bermacam- macam sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap negative, misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, atau ingin bunuh diri.
b. Pengaruh Positif
Orang yang mengalami penderitaan mungkin juga akan memperoleh sikap positif dalam dirinya. Sikap positif adalah sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan hanya rangkaian penderitaan, melaikan juga perjuangan membebaskan diri dari penderitaan. Penderitaan juga bisa menjadi introspeksi diri bagi diri kita agar bisa mengoreksi semua kesalahan yang ada dalam diri kita agar kehidupan kita jauh lebih baik.
Komentar
Posting Komentar